Sejarah Pepaya California

 

Papayas atau pepaya yang memliki nama latin ( carica papaya L ), atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari meksiko bagian selatan dan bagian utara dari amerika selatan. setelah itu tanaman pepaya ini meluas dan banyak di tanam di seluruh daerah tropis seperti indonesia untuk di ambil buahnya. Carica papaya L ini termasuk familia caricacea dan merupakan satu-satunya jenis dalam genus carica. Nama pepaya dalam bahasa indonesia diambil dari bahasa belanda,”papaja”, yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa arawak, “papaya”. Dalam bahasa jawa pepaya disebut “Kates” dan dalam bahasa sunda disebut “gedang”.

Orang yang berjasa menyebarkan pepaya di  daerah tropis adalah orang-orang spanyol, didaerah tropis yang pertama adalah dimanila pada pertengahan abad 16M. Walaupun belum ada data yang komplit, namun para ahli menyatakan bahwa pepaya mulai ditanam di indonesia pada abad 16M atau sebelumnya. Kini pohon pepaya telah terdapat dimana-mana dan hampir setiap rumah terdapat pohon pepaya, menurut Tjitrosoepomo.

Jenis tanaman ini memang gampang tumbuh, dengan media tanah berhumus bercampur pasir, dan cukup sinar matahari dan drainase baik, tanaman dapat tumbuh subur. (academia.edu)

Ada juga varietas  pepaya callina atau lebih dikenal dengan nama pepaya California. Pepaya california merupakan salah satu jenis pepaya yang sedang digandrungi dan banyak dikebunkan para petani pada saat ini karena sangat menjanjikan keuntungan. pepaya california ini memiliki sifat dan keunggulan tersendiri, yaitu buah nya tidak terlalu besar, berkulit hijau tebal dan mulus, berbentuk lonjong, saat buahnya matang berwarna kuning, rasanya manis, daging buah kenyal dan tebal.

Pepaya california ini termasuk jenis unggul dan berumur lama, pohon/ batangnya lebih pendek dibanding jenis pepaya lain, tingi pohon pepaya california bisa sampai sekitar 1,5 – 2 meter dan sudah bisa dipanen setalah umur 8 – 9 bulan. Dan pohonnya dapat berbuah hingga mencapai umur 4 tahun. Dalam 1 bulan pohon pepaya california bisa dipanen sampai 4 kali. sekali panen setiap pohon pepaya california dapat menghasilkan 2 sampai 3 buah dengan sekali panen setiap minggu bisa mencapai berkisar 1,9 hingga 3,6 ton per hektar.

Tanaman pepaya california ini sendiri sangat cocok untuk daerah tropis dan mempunyai peluang sangat besar untuk dikembangkan di indonesia sebagai usaha agribisnis dengan prospek yang cukup menjanjikan.

Untuk masalah pengembangan pohon pepaya Californiadi lahan yang gambut, dalam mengoptimalkan potensi lahan yang belum dimanfaatkan, dengan melalui pengembangan tanaman california, selain untuk mengurangi pencemaran lingkungan oleh asap akibat pembakaran lahan , yang utama adalah dapat menjadi suatu peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani/ masyarakat.

Sedangkan untuk benih, pohon pepaya california ini memiliki benih dengan butiran berbentuk lonjong dan kecil, jika disemai daun berwarna hijau muda dan umur du bawah 7 bulan terdapat kuncir atau antena yang menjulang pendek dibagian ujung daun.

Bunganya sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu unga tidak bisa berbuah ( kembang paes ) dan bunga bisa berbuah yang banyak bermunculan di tangkai setelah tanaman pepaya california berumur 3 bulan.

kemampuan berbuah bisa mencapai 25 – 30 buah dengan warna kulit luar hijau cerah, jika menjelang matang akan muncul warna kekuningan di sekitar tangkai, warna daging buah merah cerah berlubang seperti bintang, rasanya manis dan mempunyai daya simpan hingga 5 hari tanpa bahan pengawet.(pertanian.pontianak.go.id)